Menulis, untuk apa! Penting kah?


     Sejatinya menulis bukanlah kewajiban bagi setiap manusia dan membaca bukanlah instrumen penting untuk mengukur rendah tinggi nya martabat seseorang, karena sejatinya seseorang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Tergantung bagaimana kita melihat karakter satu dari beberapa sifat manusia. Akhlak, sikap, dan tata krama misalnya, merupakan ciri cerminan diri bagaimana karakter seseorang terbentuk. Pembentukan karakter tentu tidak hanya dilihat dari tingkah laku saja melainkan lingkungan hidup manusia juga sangat mempengaruhi gerak-gerik sifat manusia. Tidak dapat dipungkiri bahwa menulis dan membaca adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Sebab keduanya dapat menghasilkan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman yang tentu tidak dapat disamakan dengan hal lainnya.

Apakah menulis itu penting ?
     Tentu sebaiknya pertanyaan itu kita lontarkan pada diri kita sendiri. Apakah menulis hanyalah kegiatan sampingan atau sebagai kebutuhan atau malah tidak ada gunanya sama sekali. Masing-masing seseorang mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Bagi orang yang sibuk dengan berbagai pekerjaan dan mempunyai hobi menulis, tentu akan meluangkan sedikit waktunya untuk menulis setiap harinya. Membuat jadwal harian menulis lepas dengan berfikir bebas sesuai dengan kondisi kita. Bagi orang yang pengangguran dan tidak mempunyai hobi menulis, tentu hal dalam dunia tulis-menulis adalah hal yang sangat tidak penting dan sangat berat apabila kita paksakan. Sebaiknya tanyalah kepada diri kita sendiri seberapa manfaat apabila kita menuliskan sedikit ide kita setiap hari yang kita tuangkan kedalam bentuk artikel ataupun catatan-catatan sederhana.

     Seorang penulis ternama, penulis best seller, dan penulis-penulis handal lainnya mengawali jejak karir nya hanya melalui sebuah “kata”. Saya meyakini bahwa mereka pula pernah merasakan betapa sulitnya menulis, menuangkan berbagai ide, mengolah kata agar terilhat nilai-nilai estetika nya. Hal tersebut tentu sama dengan apa yang dirasakan oleh seorang penulis pemula. Seorang penulis yang benar-benar baru mencoba menulis kata demi kata membentuk sebuah kalimat ditemani dengan segelas kopi untuk membangun moodyang lebih baik. Hal-hal yang perlu kita pahami dalam melakukan sesuatu termasuk dalam kaitan tulis- menulis yaitu perkara yang dilandasai dengan niat, motivasi, dan tekad yang kuat.

     Pertama adalah niat yang kuat. Tidak ada sesuatu yang berubah kecuali dengan niat yang kuat. Jangankan hanya dengan sekedar menulis, hal apapun jika tidak didasari dengan niat yang kuat mungkin tidak akan terwujud dengan baik atau kurang  maksimal. Ya, this is true story.  Dalam Qowaid al- Fiqh dikatakan bahwa “Al Umuuru Bi Maqashidiha” segala sesuatu tergantung pada niat atau tujuannya. Jika kamu menganggap dunia tulis-menulis bisa menjadikanmu lebih baik, maka bangunlah niat yang kuat dan di istiqomahi perlahan. Cobalah menulis satu paragraf dengan tema bebas atau apapun yang sedang kita pikirkan. Mulailah dari hal-hal kecil dan sederhana. Tak perlu muluk-muluk harus satu lembar langsung jadi. Ingat, posisi kita adalah seorang penulis awal, jadi lakukanlah yang sederhana. Jika sudah terbiasa dengan menulis hal-hal yang ringan, secara tidak langsung pemikiran kita akan berkembang secara perlahan-lahan.

     Kedua adalah motivasi. Motivasi tidak kalah penting dengan niat. Kalau sudah punya niat yang kuat namun tidak ada dorongan motivasi maka semua nya akan sia-sia. Ibarat doa terus menerus dan tak ada usaha sama sekali begitupun sebaliknya. Maka sama saja bohong dan tidak ada gunanya.

     Dengan niat dan dorongan motivasi inilah yang dapat menggerakkan hati kita dalam memenuhi keinginan menulis dan tidak hanya sebagai wacana saja. Selamat berjuang, selamat berkarya, dan tetap istiqomah. Jangan melihat bagaimana nanti hasil tulisan mu baik atau buruk, yang penting adalah memulainya terlebih dahulu. Perlahan tapi pasti, dengan itulah kamu akan dapat mengoreksi tulisanmu sendiri jika sudah dilakukan secara berulang-ulang.

Semoga bermanfaat, terima kasih:)
By : Cah Dablek

0 Response to "Menulis, untuk apa! Penting kah? "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel