Menapaki Maqolah, Ikhtiar, dan Hidayah

Maqolah - maqolah 'ulama yang tertulis dalam kitab-kitab klasik kini kian terasa faidah nya. seakan akan maqolah itu muncul pada generasi modern. sikap sungguh-sungguh dalam menapaki keilmuan bisa jadi merupakan bagian dari proses turunnya hidayah Allah Swt. kepada manusia.

Maqolah


Allah Swt yang Maha Agung pun tidak membeda-bedakan makhluk Nya yang berada dimuka bumi. tak terkecuali dengan Kyai dan 'Ulama ataupun tokoh-tokoh ternama di dunia. semuanya sama dalam pandangan Allah Swt. 

Legitimasi hidayah yang diberikan kepada manusia tak lain adalah bagian dari proses ikhtiar dan tawakal.

Mungkin kita sering merasakan dan memandang betapa mulianya tokoh-tokoh besar seperti Ulama', Kyai, tokoh agama, tokoh masyarakat. Saya yakin label yang melekat itu merupakan hal yang murni dan natural dari masyarakat. tidak menjustis dirinya sebagai seorang yang ternama.

tentu label-label itu diperoleh oleh kepercayaan masyarakat dan adat setempat.

saya pun meyakini betapa banyak karya-karya besar para pendahulu yang masih eksis faidahnya hingga saat ini. ini berarti beliau benar-benar memandang bagaimana kondisi gejala sosial di masa mendatang.

membuat maqolah atau sebuah karya memang tidaklah mudah. butuh ketekunan dan kesungguhan. menyatukan antara akal, fikiran, dan hati. Anggap saja jika masuk keranah abad 20 ini berupa karya ilmiah seperti skripsi, tesis, disertasi, journal dan lain sebagainya. tingkatan legitimasi itupun masih harus dibedakan uji kelayakannya.

Saya pun kadang berfikir, datang nya abad 21 nanti akan ada sesuatu yang lebih unik dan berbeda sesuai dengan takaran nilainya. sebab kita tau betapa banyak hal didunia ini yang eksis tiba-tiba hilang karena kurangnya inovasi dan egoisme yang tinggi.

Bukan berarti manusia modern tidak bisa berbuat seperti para pendahulu yang serba hebat dan eksis dalam sebuah karya khususnya dalam hal literasi keilmuan. sungguh seharusnya kita bisa lebih baik dan mengambil hikmah dari kesungguhan guru-guru yang mendahului kita.

Saya teringat dari maqolah Ibnu Hani :

وإني وإن كنتم أخيرا زماننا
لآت بما لم يستطع الأوائل 

"Sungguh meskipun kami datang di zaman yang akhir, Kami akan menciptakan sesuatu yang tidak mampu diciptakan oleh para pendahulu"


***

2 Responses to "Menapaki Maqolah, Ikhtiar, dan Hidayah"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel